Close

24/12/2016

Pengenalan Bitcoin dan Cryptocurrencies

Bagi sebagian orang yang belum mengenal dunia Cryptocurrencies (Bitcoin dan altcoin) mungkin akan sangat membingungkan. Pada tulisan ini, saya akan mencoba mengenalkan secara singkat apa itu Bitcoin dan Cryptocurrencies.

Apa itu Bitcoin?
Bitcoin adalah mata uang virtual, peer-to-peer, dan ter-desentralisasi, juga biasa disebut Cryptocurrencies.

Mata uang? memang bisa dibuat membayar atau membeli sesuatu?
Bisa. Banyak market atau situs ecommerce yang sudah mengimplementasikan Bitcoin sebagai alat pembayaran. Kita bisa membeli barang, jasa, bahkan pulsa handphone dengan Bitcoin. Kita juga bisa menukar Bitcoin dengan mata uang fisik (FIAT)

Peer-to-Peer dan ter-desentralisasi? apa maksudnya?
Peer-to-Peer maksudnya adalah semua data transaksi Bitcoin dan Cryptocurrencies tersimpan pada setiap komputer yang menjalankan Bitcoin core. Desentralisasi maksudnynya adalah tidak ada suatu institusi yang mengatur pergerakan dan harga Bitcoin dan Cryptocurrencies. Berbeda dengan mata uang fisik (Fiat) seperti Rupiah contohnya, ada institusi yang mengatur peredaran, pergerakan, dan nilai Rupiah (Bank Indonesia). Cryptocurrencies tidak seperti itu.

Semua data transaksi disimpan dalam Blockchain, yaitu sebuah “buku-besar” transaksi Cryptocurrencies, tempat pencatatan informasi transaksi. Blockchain ini disimpan dalam setiap komputer yang menjalankan Bitcoin core /cryptocurrencies.

Selain bisa menjadi alat tukar, Bitcoin dan Cryptocurrencies ini biasa buat apa lagi?
Pada outputnya, Cryptocurrencies memang ditujukan menjadi alat tukar, tetapi ekosistem dan kegiatan cryptocurrencies terdiri dari 2 bagian:

1. Trading. Trading Bitcoin dan Cryptocurrencies adalah memperjual-belikan bitcoin dan Cryptocurrencies lain terhadap mata uang fisik, atau sesama cryptocurrencies. Kegiatan jual beli ini terdapat pada Market Exchange. Contoh Market:
Bitcoin.co.id
Bitx.co
Poloniex.com
Hitbtc.com
Yobit.net
dan masih banyak lagi.

trading di bitcoin.co.id

trading di poloniex.com

2. Mining. Mining Bitcoin dan Cryptocurrencies adalah sebuah proses menyelesaikan transaksi Cryptocurrencies ke dalam Blockchain. Proses ini menggunakan Hardware, baik CPU, GPU, maupun ASIC miner. Mining adalah urat nadi transaksi Cryptocurrencies. Ketika kita mengirimkan Bitcoin dari satu alamat ke alamat lain, para penambang (miner) inilah yang akan menyelesaikan transaksinya. Mining mendapatkan imbalan dari fee pengiriman Cryptocurrencies, dan blok baru yang ditemukan. Selengkapnya tentang Mining silahkan baca disini

Selain Bitcoin, ada apa lagi bang?
Bitcoin adalah Cryptocurrencies yang pertama kali dibuat. Selain Bitcoin, ada ratusan koin cryptocurrencies lain, sebutannya adalah altcoin (alternate coin/alternate cryptocurrencies). Jadi secara garis besar ada istilah Bitcoin, dan altcoin (koin lain selain Bitcoin) Contoh altcoin
– Litecoin (LTC)
– Dogecoin (DOGE)
– Monero (XMR)
– Ethereum (ETH)
– Zcash (ZEC)
– Bitshares (BTS)
dan masih banyak lagi altcoin.

Contoh altcoin

Nilai Bitcoin sendiri bagaimana?
Nilai Bitcoin biasanya dinilai terhadap uang fisik pada Market Exchange. Contoh pada saat tulisan ini dibuat, nilai 1 Bitcoin terhadap Rupiah pada situs Market bitcoin.co.id adalah 11.900.000 Rupiah. Jadi jika anda mempunyai 1 BTC, maka nilainya adalah Rp 11.900.000. Pair BTC terhadap mata uang real tiap market berbeda tiap negara, ada yang pair BTC/USD, BTC/CNY, BTC/JPN dsb.

Sedangkan untuk altcoin, biasanya pairnya terhadap BTC. Contoh LTC/BTC. DOGE/BTC, XMR/BTC, dsb.

Contoh pair BTC/fiat:

BTC/IDR  – 10.000.000 IDR = Berarti 1 BTC = 10.000.000 rupiah.

Contoh pair altcoin/BTC:

XMR/BTC – 0.01400 = Berarti 1 XMR = 0.01400 BTC

contoh pair harga koin

Nilai dan harga Bitcoin dan Cryptocurrencies sendiri selalu berubah-ubah, tergantung supply dan demand, buy dan sell. Seperti penjelasan diatas, tidak ada satupun institusi yang bisa mengendalikan harga Bitcoin. Harga tergantung banyak faktor pasar. Sederhananya, jika banyak permintaan beli Bitcoin = harga akan naik. Sebaliknya jika banyak permintaan jual Bitcoin = harga akan turun.

Bitcoin hanya akan dibuat sebanyak 21 juta Bitcoin, sehingga persediaan bitcoin semakin berkurang. Itu juga yang menjadikan harga dan nilai Bitcoin semakin naik.

Mahal juga ya, 1 BTC = jutaan Rupiah, trus saya harus punya 1 BTC untuk bisa berkecimpung?
Tidak, satuan Bitcoin terkecil adalah Satoshi. 1 BTC = 100.000.000 satoshi. Satoshi biasa ditulis dengan desimal. Jadi 1 satoshi = 0.00000001 BTC. Anda bisa mempunyai minimal 1 Satoshi Bitcoin, hingga tak terbatas.

Jadi, gimana saya harus mulai untuk bisa ikut dalam dunia Bitcoin?
Pertama-tama, anda harus punya wallet. Wallet diibaratkan seperti alamat rekening Bitcoin dan altcoin. Wallet terdiri dari 3 jenis:

– Market/Exchange Wallet
– Personal Wallet
– Offline wallet (cold wallet)

Market Exchange wallet adalah alamat wallet yang kita dapat jika mendaftar pada Market tertentu. Sedangkan Personal wallet adalah layanan wallet non-exhange. Kedua wallet ini sebenarnya sama saja, bisa dipakai untuk menerima, mengirim, dan menyimpan koin. Sedikit perbedaan adalah wallet Market biasanya ditujukan untuk jual-beli Trading, dan wallet personal adalah wallet pribadi anda.

contoh wallet market

Offline wallet adalah wallet berupa aplikasi PC yang bisa diunduh dan diinstal, biasanya wallet ini khusus untuk 1 koin saja. Pada wallet inilah biasanya data blockhain tersimpan, jadi ketika anda menginstall wallet ini, maka aplikasi akan mengunduh dan menyinkronkan data dengan data Blockchain. Offline wallet ini lebih aman, karena aplikasi wallet tidak harus terhubung dengan jaringan internet.

Jika sudah mendaftar di Market atau layanan wallet personal, catat dan simpan alamat wallet anda. Alamat wallet tiap koin berbeda beda. Wallet Bitcoin berbeda format karakter dan tidak bisa dipakain untuk menerima ETH, contohnya.

contoh wallet address Bitcoin

 

contoh wallet dogecoin

Kedua, Anda harus membeli atau mendapatkan Bitcoin. Membeli bitcoin bisa dilakukan pada Market, atau jasa pihak ketiga. Sedangkan untuk mendapatkan Bitcoin dan altcoin tanpa harus membeli, ada beberapa cara:

– Faucet
– Mining
– Cloudmining

Faucet adalah situs-situs yang menyediakan Bitcoin atau altcoin secara gratis. Biasanya jumlah yang diberikan tidak terlalu banyak, tapi diberi rentang waktu (per berapa menit atau jam, atau 24 jam). Contoh faucet yang terkenal
freebitco.in
freedoge.co.in

dan masih banyak lagi faucet

faucet freedoge

Mining, seperti dijelaskan diatas dan di artikel ini adalah proses menyelesaikan transaksi Blockchain dengan menggunakan kekuatan hardware komputer. Tentunya mining ini kita harus mempunyai modal berupa CPU, GPU, atau ASIC miner, dan koneksi internet. Mining adalah hitung-hitungan kompleks antara pendapatan, biaya listrik, biaya koneksi, dan biaya maintenance.

contoh mining pool Minergate

Cloudmining adalah situs yang menyediakan layanan Mining. Jadi kita tidak perlu punya hardware untuk mining, cukup daftar situsnya, lalu tergantung situsnya apakah menyediakan layanan gratis atau bayar (deposit) terlebih dahulu. Berhati-hati dalam memilih cloudmining, terutama yang mengharuskan kita deposit sejumlah uang/BTC/altcoin. Banyak cloudmining yang menipu, tetapi banyak juga yang masih membayar. Contoh cloudmining:

  • Hashnest.com
  • Eobot.com
  • Genesis-mining.com

contoh cloudmining Eobot

Ketiga cloudmining diatas, adalah cloudminig yang bertahan lama, dan secara legitimate menjalankan aktivitas mining. Biasanya cloudmining “abal-abal” hanya menjalankan aktivitas ponzi/HYIP saja.

Ada lagi sumber pendapatan yaitu HYIP (High Yield Investment Program) yaitu semacam investasi yang berbunga. HYIP ini biasanya mengharuskan kita depositkan uang/BTC, lalu akan berbunga pada jangka waktu yang dijanjikan. HYIP ini cukup kontroversial karena menjalankan skema ponzi, yaitu hanya memutar uang para pesertanya.

Umur hidup HYIP bisa bertahan hanya jika masih ada orang yang deposit. Ketika suatu HYIP sudah tidak banyak member baru yang deposit, maka HYIP tersebut akan kolaps.

Jika sudah mempunyai Bitcoin, silahkan diperjual-belikan (trading), disimpan, atau ditukar dengan barang/jasa pada toko tertentu.


Sekian artikel ini, jika ada tambahan akan saya update. Terima kasih.

Zal

Bagikan informasi ini..Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+