Bollinger Bands

Kepala Desa

Bollinger Band secara sederhana adalah garis batas atas dan batas bawah dalam suatu pergerakan chart. Bollinger band bisa dipakai untuk membaca arah pergerakan dalam chart

Bollinger band itu ibarat pipa, dan candle itu ibarat air yang mengalir didalamnya. Candle selalu mengikuti arah bollinger, dan bollinger juga mengikuti kemana arah pergerakan candle selanjutnya.

Ada beberapa hukum/peraturan Bollinger band:

  1. Candle wajib ada di dalam bollinger band
  2. Bila Candle berada di luar bollinger band, maka terjadi anomali pasar. Jika candle berada di luar bollinger band bagian atas, dinamakan OVERBOUGHT. Sebaliknya jika candle berada di luar bollinger band bagian bawah, dinamakan OVERSOLD.
  3. Ketika terjadi anomali overbought dan oversold, maka candle WAJIB dan akan koreksi masuk kembali ke bollinger band
  4. Pada kondisi ideal sideway, atau jika kekuatan buy dan sell masih stabil, maka candle akan memantul kearah sebaliknya ketika mengenai bollinger band.
  5. Ketika garis Bollinger mulai melebar, pertanda ada perubahan pergerakan yang besar, bisa keatas atau kebawah, sesuai arah garis bollingernya.
  6. ketika garis Bollinger mulai menyempit, pertanda pergerakan sudah habis, dan mulai berhenti pergerakannya.

OVERSOLD

Contoh diatas adalah anomali pasar OVERSOLD (OVERSELL) yang ditandai dengan candle menembus bollinger bawah. Anomali ini adalah ketika gelombang sell (jual) sangat besar, sehingga terjadi penurunan harga yang cukup signifikan. Setelah itu, maka pergerakan candle dipastikan akan masuk kembali ke dalam bollinger band.

OVERBOUGHT

Sebaliknya, contoh diatas adalah anomali pasar OVERBOUGHT (OVERBUY) Yang ditandai dengan candle menembus bollinger atas. Anomali ini adalah ketika gelombang buy (beli) yang sangat besar, sehingga terjadi peningkatan harga yang cukup signifikan. Setelah itu, maka pergerakan candle dipastikan akan masuk kembali ke dalam bollinger band.

SIDEWAY

Contoh diatas adalah contoh pergerakan candle ketika sideway, dengan rule bahwa candle akan memantul kearah sebaliknya ketika kena garis bollinger. Bisa dilihat ketika candle kena bollinger atas, maka akan memantul kebawah, dan sebaliknya.

PERGERAKAN BOLLINGER

Seperti pada hukum bollinger band nomor 5 dan 6, maka kita bisa membaca arah pergerakan dari melebar/menyempitnya garis bollinger. Ketika garis melebar, maka terjadi perubahan pergerakan besar kearah garis tersebut. Jika bollinger mulai menyempit, maka pergerakan sudah mulai habis, dan akan memasuki fase statis, atau sideway. Begitu seterusnya siklusnya.

Sekian materi singkat tentang Bollinger band, jika ada tambahan akan saya update

  • dirangkum dari berbagai sumber dan di sederhanakan