Fibo Retractment dan Area

Kepala Desa

Fibo retractment dan fibo area adalah garis yang ditarik dari titik harga tertinggi ke harga terendah dalam timeframe chart.

DIdalam garis fibo, terdapat fibo area, yaitu area yang dapat digunakan untuk aksi buy atau sell.

Jika kita perhatikan contoh fibo diatas, maka fibo ditarik dari titik harga tertinggi, ke harga terendah dalam timeframe yang dipilih (30M)

FIBO SEBAGAI INDIKATOR DEFINITIF TREND

Fibo retracment bisa digunakan sebagai penanda definitif suatu trend.

  1. Jika fibo tertarik naik (titik tinggi berada setelah titik rendah) maka chart tersebut dikatakan sedang UPTREND pada timeframe tersebut

2. Dan jika fibo tertarik turun (titik tinggi berada sebelum titik rendah) maka chart tersebut dikatakan sedang DOWNTREND pada timeframe tersebut

Harus dipahami, fibo akan berubah menurut timeframe. Itulah pentingnya kita setting timeframe yang sesuai dengan gaya trading kita sebelum kita setting tool dan indikator. Fibo dalam timeframe 30M tidak sama dengan fibo pada timeframe 1H. Untuk setting timeframe, silahkan menuju link ini:

FIBO AREA

Didalam fibo retractment, terdapat beberapa area, yaitu 0%, 23%, 38%, 50%, 61%, 78%, dan 100%. Area ini bisa kita gunakan sebagai dasar aksi tertentu, dan juga mengindikasikan pergerakan tertentu

Penjabaran fibo area

  • 0% – support area, dasar
  • 38% – Area ideal BUY saat UPTREND, dan area ideal SELL saat DOWNTREN
  • 61% – 78% – Area koreksi (Juga sebagai area ideal BUY, untuk persiapan ke level lebih tinggi lagi)
  • 100% – resisten area, atas

PENENTUAN DOWNTREND

Ketika harga sudah pucuk (resisten) di area 100% fibo, maka akan koreksi ke sekitar area 61%. Jika pergerakan harga terus naik, maka area 61% juga bisa dijadikan acuan untuk buy sebagai persiapan ke level selanjutnya.

Tapi jika harga terus turun ke level 50%, maka saat itu kita harus pantau, dan ketika sudah menyentuh area 38%, maka akan terjadi penentuan apakah pergerakan selanjutnya akan naik atau turun.

Jika harga jatuh dibawah level 38% fibo, maka bisa dipastikan pergerakan dan trend telah berubah dari UPTREND ke DOWNTREND

Contoh diatas, fibo sedang tertarik keatas (UPTREND) tetapi pergerakan harga sudah menyentuh titik 38%, maka itulah area penentuan, JIKA harga bergerak TURUN dibawah 38%, maka bisa dipastikan trend akan berubah menjadi DOWNTREND.

Tapi jika pergerakan harga bisa mendapatkan momentum kembali keatas, maka akan terhalang di area 50%, 61% dan jika bisa menembus resisten sebelum di 100%, maka koin akan terus UPTREND.

PENENTUAN UPTREND

Saat pergerakan harga sedang downtrend, dimanakah kita bisa menentukan perubahan trend? jawabnya ada di area 61% fibo.

AREA 38%

  • Pada kondisi UPTREND, area 38% adalah area ideal untuk BUY
  • Pada kondisi DOWNTREND, area 38% adalah area ideal untuk SELL

AREA 61%

Sekitar area 61% adalah area koreksi, dan juga area ideal BUY saat pergerakan akan terus UPTREND. Tapi jika pergerakan harga turun terus dibawah 61%, maka akan terhalang di area 50% dan pada akhirnya batas penentuan akhir ada di area 38% (penentuan downtren)

PERLU DIINGAT

Fibo area hanya berfungsi sebagai acuan aksi kita, BUKAN berfungsi sebagai penentuan arah pergerakan secara umum. Untuk lebih akurat menentukan pergerakan, Fibo retracment dan fibo area sendiri harus digabungkan dengan pembacaan dari indikator lain seperti MACD, EMA, Bollinger, atau RSI agar lebih akurat lagi.

Misal, koreksi di area 61% bukan tidak mungkin akan turun di level dibawah itu, tergantung pembacaan indikator pergerakan lain. Fibo area hanya sebagai acuan titik area yang terjadi.

Sumber:

http://www.foreximf.com/belajar-forex-2/dasar/fibonacci-retracement/

Abdizidan, dan rangkuman Kades