MACD (Moving Average Convergence Divergence)

Kepala Desa

MACD (Moving Average Convergence Divergence) adalah salah satu indikator teknikal yang bisa membantu mengindikasikan perubahan arah pergerakan. Selain itu, MACD bisa memberikan informasi apakah trend yang berlangsung cukup kuat atau tidak.

Biasanya MACD mempunyai beberapa komponen:

  1. Garis tengah (Garis Zero 0)
  2. Histogram, yang berupa garis-garis vertikal, kadang berwarna merah dan hijau, atau bisa satu warna saja
  3. MACD Signal Line, yang berupa 2 garis Moving average.

Histogram merupakan indikator apakah trend yang terjadi cukup kuat atau tidak. Jika histogram semakin panjang, itu artinya momentum bertambah besar (tren turun bertambah kuat).

Tetapi jika histogram semakin pendek, itu merupakan indikasi bahwa momentumnya semakin berkurang. Hal tersebut biasanya akan diikuti oleh koreksi.

MACD juga bisa dimanfaatkan untuk mencari entry signal. Caranya adalah dengan memperhatikan histogram dan MACD signal line. Ketika MACD signal line mulai cross (bersilangan) maka itulah yang menjadi sinyalnya

Perhatikan contoh diatas, sinyal sell garis merah, disaat signal line MACD bersilangan, dan histogram candle hijau sudah kehilangan momentumnya alias sudah mulai menurun.

Sebaliknya, sinyal buy MACD saat signal line bersilangan kembali, dan histogram candle merah sudah kehilangan momentumnya.

Tetapi MACD ini memiliki kelemahan. Pengaturan standar dari MACD seringkali memunculkan fake signal.

Untuk itu Anda harus lebih berhati-hati menggunakan MACD ini dan disarankan untuk dipadukan dengan pembacaan indikator lain seperti EMA, BOLLINGER, RSI dan dipakai di TF yang agak panjang seperti 1H atau 1D

SUMBER

http://www.foreximf.com/belajar-forex-2/dasar/moving-average-convergence-divergence-macd/