Panduan Troubleshooting Laptop

Laptop atau notebook sekarang sudah menjadi kebutuhan utama. Terutama bagi pengguna yang membutuhkan perangkat yang mudah dibawa. Tapi laptop juga relatif lebih ringkih dan rentan dibandingkan dengan PC desktop.

Kali ini saya akan membagikan sedikit tips dan panduan saat laptop yang kita gunakan tidak berfungsi seperti biasanya. Perlu dicatat, bahwa kebanyakan kasus dan masalah laptop membutuhkan kunjungan ke konter servis. Tapi setidaknya Anda bisa mengetahui dan menganalisa apa yang terjadi dengan laptop saat bermasalah.

Laptop mati, atau tampilan layar blank (hitam)

Jika suatu hari laptop Anda tidak mau dihidupkan, atau tidak muncul apapun di layar monitornya, jangan panik, ada beberapa poin yang harus Anda cek.

  • Cek lampu dan indikator pada laptop (lampu indikator power, indikator harddisk/proses. Apakah lampu indikator tersebut menyala? Jika menyala, tapi tidak ada tampilan pada layar, maka kemungkinan komponen seputar LCD layar laptop bermasalah. Bisa LCD mati, atau Fleksibel/engsel LCD bermasalah. Coba goyangkan sedikit atau tutup-buka layar laptop, jika masih tidak ada tampilan, maka kemungkinan besar LCD atau fleksibel engselnya bermasalah.
  • Jika lampu indikator tidak menyala sama-sekali, dan tidak ada bunyi kipas atau bunyi proses harddisk, maka kemungkinan masalah datang dari seputar komponen catu daya. Bisa jadi charger laptop tidak memberi daya, atau komponen pada IC powernya rusak, atau bahkan motherboard laptop bermasalah.

Laptop tidak bisa lepas dari charger, atau battery not charging

  • Jika laptop harus terus di-charge (ketika charger dilepas, seketika laptop mati), maka kemungkinan besar baterai laptop Anda sudah tidak bisa lagi menyimpan daya. Langkah awal, coba ganti baterai.
  • Jika baterai laptop tidak bisa di-charge sampai penuh (ada tulisan “Plugged in, not charging”), itu juga indikasi baterai sudah tidak berfungsi.
  • Pada beberapa kasus, terjadi hal sebaliknya. Laptop hidup normal menggunakan baterai, tetapi ketika dicolok charger akan mati. Jika seperti itu, maka kemungkinan besar IC powernya mengalami kerusakan, atau chargernya yang rusak.

Keyboard laptop tidak muncul beberapa huruf, atau muncul huruf yang berbeda dengan apa yang diinput

Keyboard laptop adalah komponen kedua paling ringkih setelah LCD dan fleksibel engsel.

  • Jika keyboard laptop tidak muncul huruf/karakternya ketika ditekan, maka kemungkinan Laptop Anda membutuhkan keyboard baru.
  • Jika tuts keyboard terasa ada yang mengganjal ketika ditekan, biasanya terdapat kotoran atau benda dibawah tuts keyboard. Coba dibersihkan dan dicek apakah ada kotoran/benda dibawah tuts keyboard.
  • Jika keyboard laptop muncul beberapa karakter ketika ditekan (misal tekan huruf “w” yang muncul “ws” maka kemungkinan besar IC controller keyboard bermasalah. Ini ciri-ciri yang membedakan antara kerusakan keyboard dan kerusakan IC controller keyboard.

Laptop hang, tiba-tiba mati, atau bluescreen

Laptop sering hang, sering mati, atau bahkan sering muncul Windows bluescreen adalah ciri-ciri ketidakstabilan. Bisa Software atau sistem operasinya yang sudah tidak stabil, atau salah satu komponen hardware yang tidak stabil.

  • Cek debu dan kotoran pada heatsink dan jalur ventilasi Laptop. Beberapa laptop model lama, panel bawah bodi laptop masih bisa dibuka untuk mengakses kipas dan heatsink laptop. Coba dibersihkan dengan kuas atau lap kering. Untuk laptop yang tidak dapat diakses kipas dan heatsinknya, coba tiupkan udara pada lubang-lubang ventilasinya (menggunakan pompa kecil, atau bisa juga dengan vacuum cleaner kecil)
  • Cek juga software dan sistem operasi. Buang aplikasi yang tidak terpakai, lakukan pembersihan junk file dengan program pembersih seperti CCleaner, lakukan disk check dan disk defragmenter.

Jika masalah masih muncul, maka saatnya menaruh curiga pada ketidakstabilan hardware. RAM dan harddisk yang sudah tidak stabil menjadi tersangka utama pada kasus ini.

  • Cek kestabilan RAM dengan menggunakan program MEMtest (freeware)
  • Cek kestabilan harddisk dengan menggunakan program seperti ATTO Disk benchmark, atau chdsk pada Command Prompt Windows.

Laptop terlalu panas saat dioperasikan

Laptop yang terlalu panas (overheat) saat digunakan juga disebabkan oleh debu dan kotoran pada kipas dan heatsink. Debu dan kotoran ini menyebabkan kinerja pendinginan laptop menjadi tidak maksimal.

  • Sama seperti poin sebelumnya, cek debu dan kotoran pada kipas dan heatsink laptop.
  • Pada beberapa kasus, butuh pemberian thermal paste pada prosesor laptop. Karena laptop yang sudah berumur, terkadang thermal paste-nya sudah mengering dan tidak maksimal menghantarkan panas dari prosesor ke heatsink. Untuk urusan ini, lebih baik serahkan pada teknisi atau servis.

Layar laptop redup, bergaris, atau kedip-kedip

Masalah ini sudah pasti seputar LCD dan fleksibel engsel. Untuk membedakan mana masalah yang bersumber dari LCD dan mana masalah yang bersumber dari fleksibel, coba goyangkan layar laptop (seperti gerakan buka-tutup layar)

  • Jika pada layar terjadi perubahan saat digoyangkan, maka kemungkinan besar masalah ada pada fleksibel LCD pada engsel layar.
  • Jika pada layar tidak terjadi perubahan apa-apa saat digoyangkan, kemungkinan besar masalah berasal dari LCD laptop itu sendiri. Terutama untuk layar yang redup atau bergaris.

Demikian panduan singkat ini, semoga bermanfaat untuk menganalisa awal masalah laptop Anda. Terima kasih.

ZalPC