Salah Kaprah Seputar RAM

RAM adalah Random Access Memory, yaitu tempat komputer menyimpan memori dan proses sementara ketika komputer bekerja. RAM bersifat sementara, berarti data yang disimpan didalam RAM akan hilang ketika komputer dimatikan (tidak ada arus listrik).

RAM berfungsi untuk mempercepat proses alur data. Ketika sebuah proses dijalankan, prosesor akan mengambil data dari harddisk, tetapi karena kecepatan transfer data harddisk lebih lambat daripada RAM, maka data terlebih dahulu disimpan didalam RAM. Jadi, sederhananya, RAM adalah jembatan data antara prosesor dan harddisk.

Ada banyak jenis RAM, yang terakhir (pada saat tulisan ini ditulis adalah DDR3 (Double Data Rate 3). Jenis RAM akan saya bahas di tulisan berikutnya. Tulisan ini membahas seputar pemahaman yang salah terhadap RAM.

Banyak orang menganggap, jika upgrade RAM atau menambah RAM dapat meningkatkan kecepatan dan performa komputer. Anggapan itu tidak sepenuhnya salah, tetapi juga tidak benar sepenuhnya. Seperti yang saya jelaskan diatas, fungsi RAM adalah sebagai jembatan transfer data antara prosesor dan harddisk.

Ketika sebuah komputer dipasang RAM yang terlalu sedikit, maka alur proses data akan terhambat. Prosesor tidak bisa mengambil data dalam jumlah banyak (dan cepat) dari harddisk karena RAM yang terlalu sedikit. Pada saat itulah penambahan RAM dibutuhkan. Dengan jumlah RAM yang cukup, maka kinerja proses akan meningkat, alur data menjadi lancar.

Tetapi, penambahan RAM tidak akan berpengaruh langsung terhadap kecepatan proses komputer, mengapa? analoginya sebagai berikut: prosesor diibaratkan sebagai titik A, harddisk ibarat titik B, dan RAM sebagai jembatan antara titik A dan titik B. kita ibaratkan RAM yang terpasang sejumlah 1 GB.

(A) –RAM— (B)

1. sebuah proses dijalankan, proses ini membutuhkan data sebesar 10 GB dari titik B (harddisk)
2. titik A (prosesor) menarik data dengan kecepatan 1 GB perdetik
3. karena RAM yang terpasang hanya 1 GB, maka data yang bisa disimpan pada RAM hanya 1 GB, jadi prosesor hanya bisa menarik data sejumlah 1 GB dalam satu tarikan (dengan kecepatan 1 GB per-detik)
4. jadi, untuk menarik data sejumlah 10 GB dari harddisk, dan menyelesaikan proses tersebut, prosesor membutuhkan waktu 10 detik (kecepatan tarikan prosesor 1 GB per-detik, data yang bisa ditarik sejumlah 1 GB karena kapasitas RAM hanya 1GB)

Sekarang kita tambah RAM menjadi 2 GB. Dengan proses yang sama, maka inilah yang terjadi:

1. sebuah proses dijalankan, proses ini membutuhkan data sebesar 10 GB dari titik B (harddisk)
2. titik A (prosesor) menarik data dengan kecepatan 1 GB perdetik
3. RAM yang terpasang 2 GB, maka data yang bisa disimpan pada RAM adalah 2 GB, jadi prosesor bisa menarik data sejumlah 2 GB dalam satu tarikan (dengan kecepatan 1 GB per-detik)
4. jadi, untuk menarik data sejumlah 10 GB dari harddisk, dan menyelesaikan proses tersebut, prosesor membutuhkan waktu 5 detik (kecepatan tarikan prosesor 1 GB per-detik, data yang bisa ditarik sejumlah 2 GB per-detik)

Jadi, analogi diatas cukup menjelaskan mengapa penambahan RAM dapat mempercepat proses dan kinerja prosesor, jika memang komputer tersebut tidak mempunyai RAM yang cukup.

Tetapi, penambahan RAM tidak akan mempercepat kecepatan prosesor menarik data. Pada proses yang kompleks dan membutuhkan alur data yang banyak (ber-puluh-puluh GB atau bahkan ratusan Gigabyte) maka yang harus ditingkatkan adalah kecepatan prosesor itu sendiri.
Banyak faktor yang menentukan kecepatan dan kinerja sebuah komputer. Yang utama adalah prosesor, yang kedua adalah RAM, ketiga VGA dan harddisk. Penambahan RAM pada titik tertentu mungkin hanya efisien meningkatkan performa sekitar 10%. Untuk meningkatkan performa komputer secara drastis, maka yang harus di-upgrade adalah prosesor.

Untuk prosesor seperti Intel Core2duo series, atau AMD A-series, jumlah RAM yang efisien adalah 2 GB untuk Operating System Windows 7 32-bit. untuk Windows 8 atau Windows 10, jumlah RAM yang efisien adalah 4 GB. Untuk Operating System 64-bit, maka RAM minimal adalah 4 GB.

Untuk prosesor yang lebih baru seperti Intel Core i3/i5/i7 atau AMD FX-series, maka RAM paling tepat adalah 4 GB. kebutuhan gaming atau editing audio-video membutuhkan RAM yang banyak, maka untuk lancar bermain game atau edit audio-video, RAM minimal adalah 8 GB.

Untuk kebutuhan server yang membutuhkan proses data yang masif, maka kebutuhan RAM bisa mencapai 16 GB, 32 GB bahkan 128 GB.