Tips Upgrade CPU (2)

2. VGA

Upgrade VGA card biasanya adalah “jajanan” para gamer, desainer, dan video editor. Tapi jangan salah, VGA card juga memainkan peranan penting dalam mengolah tampilan grafis komputer Anda. Untuk keperluan game, desain dan edit video, jangan sungkan untuk meng-upgrade VGA card sebagus-bagusnya.

Kapan Anda butuh upgrade VGA card biasanya ditentukan dari meningkatnya kebutuhan penggunaan komputer Anda. Misalkan CPU Anda biasa digunakan sehari-hari untuk mengetik tugas, browsing, e-mail, dan menonton film sudah lancar menggunakan VGA integrated dari motherboard. Namun sekarang Anda mulai mengerjakan tugas kuliah atau kantor mendesain logo menggunakan Corel Draw, atau me-retouch foto menggunakan Photoshop, nah, saat itulah CPU Anda membutuhkan pemroses grafis yang lebih mumpuni.

Cek motherboard CPU anda, apakah mempunyai slot PCIe, atau slot AGP yang sudah lawas. Jika motherboard anda sudah mempunyai slot PCIe, maka lampu hijau untuk segera berburu VGA. Jika motherboard anda masih memakai slot AGP, jangan berkecil hati, jika Anda belum punya bujet untuk mengganti motherboard, maka VGA AGP pun bisa menjadi pilihan. Tentunya pilih VGA AGP yang paling bagus, karena VGA AGP sudah tidak diproduksi baru, Anda bisa berburu VGA AGP bekas.

Kebutuhan minimal game dan edit video biasanya berkisar antara NVIDIA GT seri 6 atau ATI Radeon seri 5xxx. Tentu jika bisa upgrade VGA diatas itu akan lebih baik. NVIDIA seri GTX dan Radeon seri HD 7xxx sudah lebih dari cukup untuk menjalankan game atau program editor video dengan lancar. Sedangkan untuk desain grafis, kebutuhan minimal adalah NVIDIA GT seri 5 atau Radeon seri 5 dan seri R (R5,R7) keatas.

Ada anggapan yang salah tentang VGA, yaitu semakin tinggi VRAM sebuah VGA, maka performa grafis akan semakin baik. Sama seperti RAM, anggapan itu salah. VRAM pada VGA berfungsi persis seperti RAM, untuk penampungan data sementara. Sedangkan untuk performa grafis VGA, banyak bergantung pada core clock (kecepatan prosesor VGA), memory clock (kecepatan memori VRAM), memori bandwidth, memori bus width (64-bit, 128-bit, 256-bit, dan keatas), pipelines, texturizer, dan segudang fitur pengolah grafis. Pilihlah VGA yang setidaknya punya VRAM yang mencukupi,contoh VRAM 2GB, memori bus width 256 GDDR5, core clock 900 mhz, dan sebagainya. Acuan dari produsen biasanya adalah seri. NVIDIA GT seri 6 tentu lebih baik dari GT seri 2.

Satu hal lagi yang harus diperhatikan ketika upgrade VGA, perhatikan kebutuhan arus listrik si kartu VGA. Pada VGA PCIe ber-spesifikasi low-medium, biasanya arus disuplai dari konektor PCIe, dengan kata lain, tidak membutuhkan tambahan arus listrik. Sedangkan pada VGA medium dan high end, biasanya membutuhkan tambahan arus langsung dari power supply berupa colokan 6 atau 8 pin. Meng-upgrade VGA tipe terbaru atau high end mengharuskan Anda membeli power supply baru yang menyediakan kabel arus 6 atau 8 pin untuk VGA.

bersambung…

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *