Tips Upgrade CPU (3)

3. Harddisk

Harddisk adalah perangkat penyimpanan data pada komputer. Seiring dengan peningkatan kebutuhan Anda menggunakan komputer, maka besar data yang anda simpan juga otomatis bertambah. Saat itulah upgrade Harddisk dibutuhkan.

Pada penggunaan Office, browsing, dan multimedia standar, Harddisk berkapasitas 250GB sampai dengan 500GB sudah cukup. Tapi pada penggunaan gaming, desain, editing, bahkan kolektor film atau musik, kebutuhan harddisk bisa mencapai 1 atau 2 TB (TerraByte) atau lebih.

Kalkulasi penggunaan data rata-rata Anda untuk menentukan apakah Anda membutuhkan upgrade harddisk. Upgrade harddisk juga bisa diibaratkan seperti investasi jangka panjang untuk data-data Anda.

Beberapa orang menganggap harddisk hanya sebagai tempat penampungan data. Harddisk justru menjadi “kuda hitam” dalam faktor performa komputer anda. Didalam harrdisk-lah semua data termasuk data Operating System tersimpan. Seberapa cepat CPU menulis dan membaca data OS tergantung pada kecepatan harddisk mengantarkan data tersebut.

Untuk Desktop PC, pilihlah harddisk dengan interface SATA3 jika motherboard anda mendukung. Jika motherboard Anda masih menggunakan interface SATA2, harddisk SATA3 tetap bisa digunakan dan menjadi investasi sewaktu-waktu jika Anda ingin mengganti motherboard dengan yang baru. Untuk Desktop, biasanya harddisk tersedia pada RPM (Rotation Per-Minute) 7200.

Jika Anda punya bujet lebih, saya sangat menyarankan untuk mengganti harddisk dengan SSD (Solid State Disk). SSD adalah jenis harddisk yang menggunakan komponen Solid State Flash Memory. Pada harddisk biasa, data disimpan pada piringan besi ferro-magnetik (Disk) dan data ditulis dan dibaca menggunakan sebuah tungkai (arm-head). Maka kecepatan baca-tulis data pada harddisk biasa sangat bergantung pada kecepatan perputaran piringan (disk), arm-head, dan penyebaran data di piringan megnetik tersebut.

Pada SSD, data disimpan dalam chip Flash Memory, seperti pada memory card atau Flashdisk. Sehingga kecepatan baca-tulis data jauh lebih cepat dibandingkan dengan harddisk biasa. SSD juga lebih awet dan tahan banting terhadap benturan, guncangan, dan getaran. Sangat cocok bila SSD menggantikan harddisk biasa pada laptop yang notabene rawan terhadap benturan dan guncangan fisik.

Memang dari segi harga, SSD jauh lebih mahal daripada harddisk biasa. Dan besaran kapasitas yang tersedia baru sampai 512GB saja. Implementasi yang ideal pada Desktop PC yang menggunakan SSD adalah; 1 buah SSD untuk data install OS dan program, sehingga performa OS dan program-program yang dijalankan akan meningkat, dan 1 buah harddisk untuk penyimpanan data (bisa dalam kapasitas yang besar)

Zal_PC

Platform layanan konsultasi, pembelian, servis dan maintenance komputer.

zalpcinfo@gmail.com