Tips Upgrade CPU

Dunia teknologi dan informasi berkembang secara pesat. Komputer sebagai salah satu media dan perangkat teknologi informasi juga berkembang. Mungkin dua atau tiga tahun lalu, Anda membeli seperangkat komputer dengan spesifikasi paling top. Tapi sekarang bisa jadi spesifikasi komputer Anda tertinggal untuk menjalankan program-program keluaran terbaru. Jika Anda berencana meng-upgrade komputer/CPU Anda, tetapi masih bingung, saya berikan sedikit tipsnya.

Pertama-tama, evaluasi kebutuhan program dan penggunaan komputer itu sendiri. Apakah kebutuhan Anda hanya sekedar menjalankan program MS. Office terbaru, atau browsing internet, e-mail. Ataukah kebutuhan spesifik seperti editing audio-video dan gaming. Juga evaluasi apakah Anda butuh Operating System dan program-program terbaru. Contoh, untuk kebutuhan standar pekerjaan kantor atau tugas kuliah, ditambah browsing, email, multimedia standar, tidak perlu OS paling baru. Sebuah platform Windows 7 dengan Office 2013, Browser terbaru, dan program multimedia pemutar musik dan film, hanya membutuhkan spesifikasi tidak lebih dari Intel Dual Core, dengan RAM 2GB, VGA Integrated.

Tetapi lain hal ketika Anda memutuskan untuk bermain game-game terbaru saat ini. Tentu kebutuhan spesifikasi akan menyesuaikan dengan kebutuhan program Anda. Berawal dari evaluasi kebutuhan ini pula, Anda dapat menentukan seberapa besar bujet yang akan dialokasikan.

Kedua, setelah Anda menentukan kebutuhan program, penggunaan, dan bujet, maka saatnya menentukan perangkat apa yang harus di-upgrade. Prinsipnya adalah, hardware atau perangkat di dalam komputer (CPU, lebih tepatnya) Anda saling berkaitan. Mengganti satu perangkat, bisa jadi harus mengganti perangkat lain. Me-maksimalkan satu perangkat, bisa jadi perangkat lain justru akan tertinggal. Sebagai acuan dasar, Saya membuat list perangkat apa yang biasanya di-upgrade (mulai dari upgrade “ringan” sampai upgrade “berat”)

1. RAM
2. VGA
3. Harddisk
4. Motherboard
5. Prosesor
6. Power supply

Mari kita bahas satu-persatu.

1. RAM
Upgrade RAM biasanya adalah “jajanan” upgrade yang ringan dan pertama kali dilirik. Betul, semakin besar RAM Anda, semakin cepat pula CPU bekerja. Tetapi banyak anggapan yang salah tentang upgrade RAM, bahwa RAM menjadi kunci utama seberapa cepat komputer bekerja, itu anggapan yang salah. RAM itu ibarat penyimpanan atau “gudang” data sementara, memang semakin besar penyimpanan atau gudang itu, semakin banyak data yang bisa disimpan untuk digunakan. Tetapi seberapa cepat data itu keluar masuk “gudang” itu pastinya tergantung pada si pengangkut dan pengendali data – yaitu prosesor. Ada batasan dimana upgrade RAM menjadi sia-sia (tidak berpengaruh terhadap kecepatan)

Untuk pengguna prosesor Intel seri Core 2 Duo dan Dual Core, OS Windows 7 32 bit, cukup menggunakan RAM maksimal 4 GB. OS 32 bit hanya mampu membaca RAM maksimal 4 GB. Jika dengan spesifikasi diatas memakai OS 64 bit (Windows atau Linux 64 bit) maka RAM yang paling “mewah” untuk spesifikasi diatas adalah 6 sampai 8 GB. bahkan tidak perlu sampai 8 GB, karena percuma saja RAM besar, tetapi perangkat lain seperti prosesor dan VGA tidak bisa mengimbangi.

Bersambung…

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *